Izrail Memandangmu 70 Kali Dalam Sehari


Kata-kata seorang Kepala Bagian di kantorku selepas Zhuhur berjamaah 2 minggu yang lalu, masih membekas di benakku. Kata-kata yang mampu menyibak rasa kantukku di siang itu, dan membuat perasaan cemas bin khawatir alias was-was. “Malaikat Izrail itu ngeliatin wajah Bapak-bapak setiap hari. Bapak-bapak nggak tau aja,” katanya dalam kultum Senin itu. Cuma dua penggal kalimat itu saja yang kuingat dan mampu menerabas pikiran alam bawah sadarku.

Selang beberapa hari kemudian, di kala senggang bermain jejaring sosial muka buku, aku menemukan sebuah pernyataan yang hampir senada. “Jika engkau suka menunda-nunda shalat, berarti engkau menunda kebutuhanmu sendiri. Karenanya Allah juga akan menunda rejekimu, menunda terkabulnya doa-doamu, menunda datangnya jodohmu. Tapi tidak akan menunda datangnya kematianmu.” Beberapa kalimat peringatan dari laman Istri Solehah itu “mencekikku” sekali lagi.

Berlatar dari kedua pernyataan di atas, kucoba meraih satu benang merah. Hasilnya, kutemukan sebuah hadits yang, sebenarnya sangat menakutkan. Sebuah hadits dari Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Bahwa Malaikat Maut memperhatikan wajah manusia di muka bumi ini 70 kali dalam sehari. Ketika Izrail datang memperhatikan wajah seseorang, didapati orang itu ada yang bergelak tawa. Maka berkata Izrail: ‘Alangkah herannya aku melihat orang ini, sedangkan aku diutus oleh Allah SWT untuk mencabut nyawanya, tetapi dia masih berhura-hura dan bergelak tawa,’.”

Saat kau bangun tidur, tahukah kau kalau Izrail sedang memperhatikanmu? Saat kau sedang dalam perjalanan, saat kau sedang sibuk melakukan aktivitasmu, saat kau berbuat kecurangan, saat kau mendurhakai kedua orang tuamu, saat kau sedang bla bla bla, hingga kau beranjak ke peraduan, ia selalu menunggu kapan ia beraksi untuk menunaikan tugasnya. Masya Allah, radar-Mu ada dimana-mana.

Seandainya manusia dapat melihat kehadirannya, niscaya masjid akan penuh di setiap waktunya. Orang-orang akan berbondong-bondong antre masuk ke rumah-Mu untuk meminta ampunan-Mu, meminta belas kasih sayang-Mu. Manusia tak akan lalai untuk mengingat mati. Tapi, Allah SWT telah menentukan bahwa Malaikat Maut adalah makhluk ghaib, manusia tidak melihat kehadirannya, sebab itu manusia tidak menyadari apa yang diperbuat oleh Izrail atas izin Allah SWT.

“Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu, maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya.” (QS. Al-A’raf: 34). “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan kesusahan dan kesenangan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu akan kembali.” (QS. Al-Anbiya: 35). Sudah cukupkah bekal kita menghadapi 2 fase berikutnya, yaitu alam barzah dan alam akhirat?

Sumber : http://ngerumpi.com/baca/2011/05/29/izrail-memandangmu-70-kali-dalam-sehari.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s