Mengasah Logika Anak


 

Di usia 9-12 bulan, umumnya bayi sudah bisa merangkak, berdiri, bahkan berjalan. Kecerdasan logikanya mulai berkembang. Stimulasi yang diberikan pun sebaiknya tak lagi fokus terhadap kemampuan motorik tetapi juga kecerdasannya. Titi P Natalia, MPsi, memberikan saran memberikan stimulasi melalui permainan pada bayi usia ini.

* Pazel dan balok bermain. Sediakan mainan yang dapat mengasah logika seperti pasel satu keping, balok susun, menyamakan bentuk dan lainnya. Berikan panduan agar si kecil dapat memainkannya dengan benar, sehingga manfaat yang didapat pun jadi maksimal. Manfaat permainan ini selain mengasah logika bayi, juga mengenalkannya pada bentuk dan warna, belajar mencocokkan, menganalisa, melatih ketangguhan, merangsang konsep berpikir, juga merangsang motorik dan sensoriknya.

* Aneka binatang. Anda bisa membuat binatang bersama si kecil dari clay, kertas, atau media lainnya. Bila merepotkan, bisa membeli mainan binatang dari plastik atau bisa juga dengan mengajaknya bermain di halaman. Kenalkan bayi pada aneka binatang tersebut. Sebutkan satu per satu namanya dan ajak ia menyebutkannya. Bila berbentuk mainan, biarkan ia meraba dan memainkannya. Bila ia bermain di taman, ajak ia berjalan atau tatihlah ia dari sudut satu ke sudut halaman lainnya.

Manfaat permainan ini di antaranya:
– Mengenal aneka binatang sehingga kecerdasan alamnya terasah.
– Melatih kemampuan motorik halus dan kasar si kecil.
– Belajar beradaptasi dan mengenal lingkungannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s