Derita


Halilintar bergemuruh bagai peluru

Awan tebal menyelimuti bumi

Semesta alam bagai berkabung

Jiwaku menangis diiris sedih

Jiwaku menangis merintih

Badanku terkulai penuh penderitaan

Di angkasa yang luas ini

Adakah orang mengulurkan tangan itu

Jiwaku sendiri kawan sekandung

Supaya percaya

Bahwa segala penderitaan lambat laun

Akan ditelan waktu

By : AMD 1-12-2004

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s