dinginnya malam ini


malam yang dingin ini, aku adalah serumpun bunga layu
aku merebah lelah
terlalu lama menopang teguh
aku membalik wajah
terlalu pahit menahan jerit
terlalu peka menahan luka
malam yang dingin ini, aku adalah serumpun bunga layu
tanpa warna
tanpa pesona
tanpa cahaya
malam yang dingin ini, aku adalah serumpun bunga layu
karena tanpa-nya, aku hanyalah serumpun bunga layu.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s