Biarkan hati yang berbicara


Saya yakin, setiap manusia sudah ditakdirkan untuk bisa hidup berpasang – pasangan.  Saya yakin, hidup, mati, rezeki bahkan jodohpun sudah ditentukan olehNya. Nah, ngomong – ngomong soal jodoh, dan masalah “love” sejujurnya dari dulu saya adalah orang yang rentan. Maksudnya, saya sangat berhati – hati ketika saya menaruh hati. Karena ketika saya sudah jatuh cinta, saat itu pula saya begitu tidak mudah untuk bisa berpindah ke lain hati. Setia. Yah, saya hanya ingin 1 untuk selamanya. Tapi, ketika kesetiaan saya dirusak, saat itu juga saya tidak bisa meneruskan lagi dengan orang tersebut. Jadi, saya pernah mengalami broken heart? iya. Pernah. Karena saya memang salah menaruh kesetiaan 🙂

Rasa – rasanya saya sejak saat itu saya memutuskan untuk lebih menjaga hati dan memperbaiki diri. Karena saya yakin, saya akan mendapatkan seseorang yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Karena saya yakin, tidak ada usaha yang sia – sia, dan karena saya yakin, Allah swt. telah membukakan mata hati saya, untuk bisa meletakkan kesetiaan pada orang yang tepat. Iya, kesetiaan, kepercayaan itu memang mahal harganya.

Now, Allah swt menjawab apa yang sudah lama saya impikan.  Seseorang yang bisa menjaga dirinya dan hatinya untuk saya. Ketika pertama kali saya bertemu dengan seseorang tersebut, saya seakan – akan melihat, cerminan saya sendiri. Seketika itu pula saya-pun juga tersadar apakah seseorang tersebut  yang selama ini ada di dalam mimpi saya? apakah memang benar?  Saat pertama kali bertemu itulah membuat saya bertanya – tanya kembali pada diri saya dan teringat “Precognitive Dream” and “D’javu”. Mengapa saya berkata demikian? apakah saya sebelumnya pernah bertemu? “iya” tapi didalam mimpi saya, dan saat itu saya memang tidak tau siapakah orang itu, dan saya selalu bertanya – tanya dalam hati. “Mungkinkah ini jawabannya?”.

“Akan kusimpan perasaan ajaib ini. Akan kuluapkan semua untukmu setelah akad menghalalkan kita” 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s