Sepenggal kisah


Kisah inilah yang selalu membuatku untuk terus berusaha menjadi yg lebih baik :’) kisah apakah itu? πŸ˜€ yuuk cusss

Saya mempunyai nenek yang mempunyai semangat luar biasa untuk bisa meringankan beban suaminya.. Yah, meski baru kali saya bisa menuliskan namanya di blog ini. Namanya Ny. Whaslan Hakim [tentunya nama kakekku juga] πŸ˜€
nyonya whaslan hakim

 

Beliau ini adalah ibu dari 8 orang anak. Beliau mampu membantu suami untuk menghidupi ke delapan anaknya dengan membuat usaha kecap ayam istimewa.


kecap nyonya whaslan hakim

 

iya, sudah berpuluh – puluh tahun, usaha kecap nenek saya terus berlanjut hingga sekarang, meski sudah banyak sekali saingan – saingan diluar sana.. tetapi pelanggan setia kecap nenek saya masih tetap memakai kecap tradisional tersebut yang bebas dari bahan pengawet.. bahan kimia.. Mengapa saya bisa bicara demikian? ya, karena saya tau sendiri bagaimana caranya membuat kecap tersebut.

Dan tentunya sudah diuji oleh badan pengujian serta terbukti lolos uji [Terutama mama yang notabene karyawan uji mutu pangan] yaa,. my mom selalu perhatikan pola makan, apa aja tuh yang masuk ke perut anak – anaknya, jadi selama saya sejak kecil hingga SMA enggak pernah tuh jajan sembarangan yang ada di abang-abang gtu.. >.< tetapi ya sekarang beda sih, kalau sekarang mah, udah agak jauh sama mama πŸ˜€ agak longgaran, bisa nyobain jajan sembarangan *meski selalu ingat pesan mama] πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

Meski diluar sana banyak sekali tuh, kecap – kecap manis yang memakai bahan pengawet, but this is “numero uno” yupph2.. number one.. nomor satu bagi saya, soalnya bebas bahan pengawet tetapi masih bisa tahan lama πŸ˜€

Beliau juga jago memasak.. apapun itu masakannya pasti enak.. dan jago membuat kue..roti.. dan Beliau juga jago membuat rajutan.. dan kerajinan tangan lainnya. Saya, terinspirasi dari beliau yang bagi saya adalah sosok ibu, sosok nenek yang multitalent πŸ™‚

Tapi, sayang idul fitri tahun ini adalah idul fitri terakhir saya bertemu dengan beliau. Yaaa.. Allah swt memanggil nenek saya pada tanggal 8 November 2014 tepat 3 bulan lebih 11 hari meniggalnya tante saya[adik mama].

Kejadian ini mengingatkan saya pada tahun 2009, iya pada tahun 2009, saya juga kehilangan 2 orang yang saya sayangi yaitu papa [25 September 2009] dan kakek saya [November 2009]. Semoga yang ditinggalkan diberi ketabahan, kesabaran dan kekuatan yang luar biasa dari Allah swt. Aamiiin. Dan semoga papa, kakek, nenek dan tante disana lagi dipertemukan dan berkumpul.. Aamiiiin.

 

===================== Dibawah ini terakhir kalinya merayakan hari ibu πŸ˜€

Iklan

2 thoughts on “Sepenggal kisah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s